Selasa, 16 November 2010

Lelaki Mulia

Salam untukmu lelaki berhati lembut
Engkau menyadarkanku selama ini tak pernah benar-benar mengenalmu

Aku yang selalu mengaku percaya padamu
Tapi juga tidak mengindahkan apapun tentangmu

Aku malu...
Merasa menjadi orang yang baik malah membuatku sombong

Mengangkat tinggi wajahku untuk sebuah harga diri
Tapi aku tidak menghargai dengan benar diriku sendiri

Salam untukmu lelaki penuh cinta
Buat aku mengerti kasih sayang seperti yang kau miliki

Bentangan jarak waktu padamu
Memudahkanku untuk melupakanmu

Kali ini aku rindu
Padamu lelaki penggenggam hujan*


*(Tasaro GK)

Jumat, 17 September 2010

Memilih

Ini pilihanku dan memang tidak harus jadi pilihanmu
Bagiku ini yang terbaik walau bisa jadi tidak untukmu
Jangan mencoba mengerti jika kau memulainya dengan setengah hati
Karena ini hidupku dan bukan hidupmu maka berhenti memahamiku dari sudut pandangmu

Katakan saja apapun tentangku semaumu
Entah itu nyata atau rekaanmu semata
Dengan lantang atau sekedar desahan yang hanya terdengar ditelingamu
Tenang saja, aku tidak perlu lakukan hal yang sama

Katamu aku dendam! Kataku tidak ada masalah padamu
Sebab kita memang berbeda maka aku tidak perlu memaksamu menjadi sepertiku
Atau apapun itu yang menurutku pantas untukmu
Santai sajalah, silahkan jalani bagianmu tidak usah ragu karena aku tidak akan menghalangi langkahmu

Senin, 06 September 2010

Menahan Diri

Bukankah seharusnya kita menahan diri?
Lalu kenapa masih juga memanjakan keinginan yang sudah tidak masuk akal

Heran, betapa kau mampu memikirkan hal yang tidak terlalu berarti sampai begitu rupa
Hanya ketika semua itu menghalangi inginmu

Seandainya saja kau bersedia lakukan itu disaat tidak ada kepentinganmu disana
Mungkin aku akan menilaimu berbeda

Jumat, 20 Agustus 2010

Keinginan

Hati-hati dengan maumu!

Karena ia bisa membuatmu menyesal telah menginginkannya...

Kamis, 12 Agustus 2010

Belahan Hati

Memikirkanmu, seperti tak ada habisnya

Kau yang hampir saja membuatku putus asa akan hadirmu
Apakah kau begitu bahagia disana hingga melupakanku yang lelah menunggu?

Ah, kau tidak percaya aku begitu nelangsa tanpamu
Apa karena aku terlihat menikmati hidup ini hingga tak perlu kau disisiku?

Hmm, masih juga kau ragukan aku
Bukankah kau yang lebih tahu isi hatiku dibanding mereka?

Aku hanya berharap kau lekas datang dan menyudahi penantianku
Sebelum rasa ini padam dan rinduku memudar

Untukmu yang masih kusediakan ruang khusus dihatiku
Karena aku masih percaya padamu

Walau entah sampai kapan....

Jumat, 06 Agustus 2010

Munafik atau Tidak? Tentukan Saja Sendiri!

"Setidaknya dia TIDAK MUNAFIK." Itu pendapat mereka
Ketika dia mencumbu seorang perempuan yang sengaja disewa untuknya tanpa ada malu apalagi ragu dan sengaja lupa dengan yang sedang menunggunya dirumah

Tidak munafik karena dia tidak merasa perlu menutupi itu semua di hadapan aku dan mereka
Aku jadi mempertanyakan kembali apa arti MUNAFIK sebenarnya

Apakah itu berarti ketika aku merasa malu dan tidak mengumbar sisi burukku itu berarti munafik?
Atau jika aku melawan keinginanku sendiri yang dengan kesadaran penuh aku tahu itu salah sama saja dengan munafik?

Betapa dunia dipenuhi orang-orang yang tidak munafik kalau begitu
Orang-orang yang tidak merasa sungkan berlaku curang dan mendahulukan egonya
Orang-orang yang berbangga hati mempertontonkan ketidak setiaannya dan bersandiwara pada pasangan setelahnya
Juga sekumpulan manusia lainya yang tidak merasa terganggu dengan itu semua

Aku memang MUNAFIK! Silahkan teriakan dengan lantang diwajahku
Sebab aku tidak mampu memenuhi semua persyaratan untuk menjadi TIDAK MUNAFIK seperti itu

Selasa, 27 Juli 2010

Berusaha Saja

Ketika kau bertanya padaku, "Apa yang harus aku lakukan?"
Kau seharusnya juga tahu aku tidak punya jawaban
Bagaimana mungkin aku lebih tahu tentang hidupmu melebihi dirimu sendiri

Lain waktu kau berkata, "Aku perlu kau untuk mengingatkan!"
Tidakkah kau ingat kalau hanya itu yang dapat aku lakukan untuk hidupmu
Dan kau mungkin perlu diingatkan juga kalau aku bisa saja lengah dan alpa

Mengertikah kau, adakalanya saat aku tersandung dan terluka
Aku hanya ingin kau ada tanpa pinta dan kata-kata
Biarkan saja jawaban atas pertanyaan hidupku itu menjadi bagian dari proses pendewasaanku

Sering kali kita merasa jadi korban atas kesalahan yang diperbuat
Tapi apakah itu cukup membuat kita jera untuk tidak tergoda?
Kau dan aku punya kesempatan yang sama bagi tindakan bodoh yang kita sesali hingga merasa hina

Kita pantas malu dan memang seharusnya begitu
Karena itu aku butuh kau bagi tempatku bersandar sejenak dari kerapuhan
Dan akan ada aku untuk berbagi pikiran ketika akalmu mulai keruh dan bercabang

Tidak perlu sempurna untuk menjadi bijaksana
Dan kita akan terus belajar agar sampai kesana
Terus saja berusaha!