Selasa, 27 Juli 2010

Berusaha Saja

Ketika kau bertanya padaku, "Apa yang harus aku lakukan?"
Kau seharusnya juga tahu aku tidak punya jawaban
Bagaimana mungkin aku lebih tahu tentang hidupmu melebihi dirimu sendiri

Lain waktu kau berkata, "Aku perlu kau untuk mengingatkan!"
Tidakkah kau ingat kalau hanya itu yang dapat aku lakukan untuk hidupmu
Dan kau mungkin perlu diingatkan juga kalau aku bisa saja lengah dan alpa

Mengertikah kau, adakalanya saat aku tersandung dan terluka
Aku hanya ingin kau ada tanpa pinta dan kata-kata
Biarkan saja jawaban atas pertanyaan hidupku itu menjadi bagian dari proses pendewasaanku

Sering kali kita merasa jadi korban atas kesalahan yang diperbuat
Tapi apakah itu cukup membuat kita jera untuk tidak tergoda?
Kau dan aku punya kesempatan yang sama bagi tindakan bodoh yang kita sesali hingga merasa hina

Kita pantas malu dan memang seharusnya begitu
Karena itu aku butuh kau bagi tempatku bersandar sejenak dari kerapuhan
Dan akan ada aku untuk berbagi pikiran ketika akalmu mulai keruh dan bercabang

Tidak perlu sempurna untuk menjadi bijaksana
Dan kita akan terus belajar agar sampai kesana
Terus saja berusaha!

Selasa, 13 Juli 2010

Bertahan, Melawan dan Takut

Aku ingin menyerah saja tapi ingat bahwa perjalanan baru akan dimulai
Tidak bisa terus menerus bertahan karena kemenangan hanya bagi yang memberikan perlawanan
Betapa aku pengecut terhadap dunia
Aku dilemahkan kenyamanan yang tiap hari aku keluhkan

Apa yang kau takuti? Sebuah kegagalan?
Seberapa dalam kegagalan mampu membuatmu terperosok?
Bukankah dasarnya lubang masih dapat kau perhitungkan?
Atau gelapnya yang membuatmu buta?
Adakah dindingnya masih dapat kau raba?

Jadi apa alasanmu untuk takut?

Aku takut pada diriku sendiri
Pada keraguan yang semakin hari malah mendominasi
Takut pada kebimbangan yang seringkali menyelinap ke dalam benteng keyakinan dan memprovokasi
Takut pada kecemasan yang berlebihan terhadap masa depan
Takut kalau aku justru melarikan diri dari apa yang harus kuhadapi

Ahh...sudahlah tidak akan ada habisnya kau keluhkan terus
Lakukan saja apa yang jadi bagianmu lalu biarkan selebihnya menjadi kejutan-kejutan yang akan membuatmu semakin merasa hidup

Rabu, 07 Juli 2010

Tetap Tegak...

Hai Nurani, lama aku tak menyapamu
Tiada keluhan dari mulutku hari ini tak perlu kau risau
Sebab angin yang menderu kuat menerjang dahan-dahanku telah membuat akarku mencengkram bumi erat-erat
Daun-daunku berguguran, tapi lihat aku kokoh tegak bertahan

Jumat, 02 Juli 2010

Tersembunyi

Katakan apa yang diam-diam kau selipkan dipikiranmu, kawan?
Sebagian tanpa sengaja terbaca olehku
Bukan lantaran ku intip dari kejauhan
Sebab kau menuliskannya dilembar tembus pandang
Simpan saja hanya jika perlu, atau kubur dalam-dalam dan segera lupakan

Selasa, 29 Juni 2010

Resah

Kulepaskan belenggumu sejenak agar kau bisa sedikit berharap
Tapi kau sudah terbiasa dengan belenggu yang mencekik lehermu
Maka ketika belenggu itu mulai mengendur dan hampir terlepas
Kau malah resah dan kalut pada kebebasan yang selama ini kau harapkan

Senin, 28 Juni 2010

Siap Atau Tidak....

Ternyata aku tidak pernah siap dengan perubahan
Walau entah berkali-kali aku keluhkan tentang kejenuhan yang memandulkan pikiran
Berangan-angan keluar dari pengulangan-pengulangan yang ku nikmati setiap hari dengan keterpaksaan
Tapi ketika sekat pembatas itu mulai berlubang dan mengalirkan hawa yang berbeda, aku takut

Takut kesegaran yang terhirup pada setiap helaan nafas akan membakar paru-paru yang sudah meradang dan terlalu lama tercemar
Takut bahkan untuk sekedar mengintip dari balik celah dan tersadar ada dunia lain diluar sana yang bisa saja lebih menarik atau mungkin juga lebih mengerikan dari duniaku ini
Semua kemungkinan itu yang membuatku takut
Mengetahui ada yang tidak aku ketahui, menerima kenyataan tak ada yang pasti dari sebuah perjalanan kehidupan selain penderitaan dan kesenangan yang silih berganti

Tapi aku tidak punya banyak pilihan
Berubah atau berhenti dan tertinggal
Waktu tidak akan sudi menunggu
Lakukan sekarang atau esok entah nanti
Lakukan saja itu yang ku tahu pasti

Rabu, 09 Juni 2010

Tidak Ingin Sempurna

Sendirian
Maaf kau salah, aku tidak pernah sendiri
Mereka berbeda katamu, mungkin saja karena kau tidak pernah memiliki mereka seperti layaknya aku

Kesepian
Ya, kadang-kadang. Bahkan dalam keramaian sekalipun seseorang bisa dihinggapi rasa sepi
Lalu apa yang salah dengan itu?

Egois
Itu kata terbaik yang bisa kau berikan padaku ketika aku mengejar kebahagiaanku dan menempuh jalan yang aku yakini
Menyadari kalau kau tak bisa lakukan semua yang aku mampu

Munafik
Aku? Memangnya siapa yang tidak?!
Sibuk menyematkan kepantasan pada hidupku, menilai ketidak sempurnaanku dan membandingkannya dengan hidupmu

Silahkan ambil semua hidupmu yang sempurna itu, aku tidak mau
Kau pikir aku tidak tahu berkali-kali kau bercermin untuk memperbaiki raut wajahmu agar sesuai dengan keharusan bukan apa yang kau rasakan
Berupa-rupa kostum yang kau siapkan untuk berbagai peran tidak menarik bagiku

Aku tidak ingin jadi sempurna!
Biarkan aku melakukan kesalahan dan belajar memperbaikinya berulang-ulang kali
Jangan larang aku bertindak bodoh dan memalukan agar aku bisa tertawa tergelak dikemudian hari ketika mengingatnya
Bebaskan aku untuk membangun kehidupan yang berbeda karena aku memang tidak sama denganmu