Aku sedang sibuk berburu...WAKTU
Yang mulai tampak membosankan dan tidak menarik untuk dikejar!
...apa yang terlihat dikejauhan tidak selalu mengesankan ketika mendekat...
Jumat, 25 Februari 2011
Sabtu, 05 Februari 2011
Hhuuhh....
Mungkin...ya mungkin saja aku hanya ingin diam dan dimengerti
Karena aku tidak suka membicarakan hati, terlalu abstrak, labil dan rapuh
Aku selalu pengecut soal perasaan
Barangkali aku sedang menjadi setengah manusia
Bermain-main dengan rasa dan menimang-nimang logika
Berusaha mengabaikan nafsu, tapi justru ia yang pada akhirnya mengambil alih kekuasaan
Atau aku hanya sedang ingin egois saja
Melakukan semua yang aku mau, persetan dengan maumu
Meletakkan kebenaran sesuai dengan pikirku dan mengelak dari bukti kesalahan yang menudingku
Sepertinya aku sedang berusaha melarikan diri dari kehidupan
Ingin membuang jauh-jauh tanggung jawab dan mengkambing hitamkan kebebasan
Berikan saja aku sayap, segera saja akan kutinggalkan bumi dan berdiam dalam mimpi
Bagaimana caranya mengistirahatkan hati yang bekerja tanpa balasan
Mengakrabkan pikiran yang mulai sering bertengkar dan mengamankan nafsu sebelum bertindak kriminal
Tapi aku sedang lelah...dengan semuanya
Karena aku tidak suka membicarakan hati, terlalu abstrak, labil dan rapuh
Aku selalu pengecut soal perasaan
Barangkali aku sedang menjadi setengah manusia
Bermain-main dengan rasa dan menimang-nimang logika
Berusaha mengabaikan nafsu, tapi justru ia yang pada akhirnya mengambil alih kekuasaan
Atau aku hanya sedang ingin egois saja
Melakukan semua yang aku mau, persetan dengan maumu
Meletakkan kebenaran sesuai dengan pikirku dan mengelak dari bukti kesalahan yang menudingku
Sepertinya aku sedang berusaha melarikan diri dari kehidupan
Ingin membuang jauh-jauh tanggung jawab dan mengkambing hitamkan kebebasan
Berikan saja aku sayap, segera saja akan kutinggalkan bumi dan berdiam dalam mimpi
Bagaimana caranya mengistirahatkan hati yang bekerja tanpa balasan
Mengakrabkan pikiran yang mulai sering bertengkar dan mengamankan nafsu sebelum bertindak kriminal
Tapi aku sedang lelah...dengan semuanya
Rabu, 15 Desember 2010
Berkaca Diri
Aku tak suka menoleh kebelakang sebenarnya
Tapi kali ini harus aku lakukan sebelum tahun ini usai dan beranjak pergi
Mencoba menilai ulang guratan-guratan masa kemarin yang telah dihabiskan
Melihat dengan rasa yang berbeda dari ketika masih berada disana
WAKTU yang tersia-sia
HARAPAN yang tidak lagi melambungkan jiwa
CINTA yang semakin tersudut dan hampir terlupa
PERSAHABATAN yang terurai, bertabrakan, mencari dan menghilang
AMARAH yang aku kobarkan dan membakar tanpa tanya
DIAMKU yang justru memicu kericuhan
KESABARAN yang tertakar dan sulit ku isi ulang
SEMANGAT yang tiba-tiba roboh tanpa perlawanan
Apa yang aku dapat?
Hanya membekas, menggumpal menjadi DENDAM
KEBAIKAN mana yang berani ku AKUI?
Jika KEBURUKAN yang LEBIH BESAR aku SEMBUNYIKAN
Ah, Nurani sungguh aku MALU
Kepada dunia karena berlaku SOMBONG
Bagaimana mungkin aku menaruh HARGA DIRI begitu tinggi
Padahal aku TIDAK MENGHARGAI semua yang tersedia bagi diri ini
Merasa memiliki hidup sehingga pantas berbuat sekehendak hati
Lalu bersikap seolah-olah tidak akan ada yang meminta pertanggung jawaban
Aku lengah Nurani
Lemah terhadap keinginan yang membabi buta
Lupa menyadari keinginan itu mampu MELUKAI
Dan waktu terlalu penat untuk bisa menyembuhkannya
Duh, Nurani maukah kau ulurkan kembali tanganmu untukku
Menuntun hati-hati langkah ini agar tak berulah menceritakan kesalahan yang sama
Tapi kali ini harus aku lakukan sebelum tahun ini usai dan beranjak pergi
Mencoba menilai ulang guratan-guratan masa kemarin yang telah dihabiskan
Melihat dengan rasa yang berbeda dari ketika masih berada disana
WAKTU yang tersia-sia
HARAPAN yang tidak lagi melambungkan jiwa
CINTA yang semakin tersudut dan hampir terlupa
PERSAHABATAN yang terurai, bertabrakan, mencari dan menghilang
AMARAH yang aku kobarkan dan membakar tanpa tanya
DIAMKU yang justru memicu kericuhan
KESABARAN yang tertakar dan sulit ku isi ulang
SEMANGAT yang tiba-tiba roboh tanpa perlawanan
Apa yang aku dapat?
Hanya membekas, menggumpal menjadi DENDAM
KEBAIKAN mana yang berani ku AKUI?
Jika KEBURUKAN yang LEBIH BESAR aku SEMBUNYIKAN
Ah, Nurani sungguh aku MALU
Kepada dunia karena berlaku SOMBONG
Bagaimana mungkin aku menaruh HARGA DIRI begitu tinggi
Padahal aku TIDAK MENGHARGAI semua yang tersedia bagi diri ini
Merasa memiliki hidup sehingga pantas berbuat sekehendak hati
Lalu bersikap seolah-olah tidak akan ada yang meminta pertanggung jawaban
Aku lengah Nurani
Lemah terhadap keinginan yang membabi buta
Lupa menyadari keinginan itu mampu MELUKAI
Dan waktu terlalu penat untuk bisa menyembuhkannya
Duh, Nurani maukah kau ulurkan kembali tanganmu untukku
Menuntun hati-hati langkah ini agar tak berulah menceritakan kesalahan yang sama
Jumat, 03 Desember 2010
Syarat dan Ketentuan Berlaku
Ketika mendekatimu adalah usaha yang harus terlihat sempurna
Ketika ketulusan ditakar dengan besarnya balasan pengorbanan yang telah kau berikan
Dan ketika menjadi diri sendiri membuatmu memuntahkan segenap peluru ketidak-sukaan yang langsung merobohkan kepercayaan
Maka, aku tidak akan pernah bisa memenangkan sayembara pertemananmu
Berikut dengan segala syarat dan ketentuan yang berlaku
Ketika ketulusan ditakar dengan besarnya balasan pengorbanan yang telah kau berikan
Dan ketika menjadi diri sendiri membuatmu memuntahkan segenap peluru ketidak-sukaan yang langsung merobohkan kepercayaan
Maka, aku tidak akan pernah bisa memenangkan sayembara pertemananmu
Berikut dengan segala syarat dan ketentuan yang berlaku
Selasa, 16 November 2010
Lelaki Mulia
Salam untukmu lelaki berhati lembut
Engkau menyadarkanku selama ini tak pernah benar-benar mengenalmu
Aku yang selalu mengaku percaya padamu
Tapi juga tidak mengindahkan apapun tentangmu
Aku malu...
Merasa menjadi orang yang baik malah membuatku sombong
Mengangkat tinggi wajahku untuk sebuah harga diri
Tapi aku tidak menghargai dengan benar diriku sendiri
Salam untukmu lelaki penuh cinta
Buat aku mengerti kasih sayang seperti yang kau miliki
Bentangan jarak waktu padamu
Memudahkanku untuk melupakanmu
Kali ini aku rindu
Padamu lelaki penggenggam hujan*
*(Tasaro GK)
Engkau menyadarkanku selama ini tak pernah benar-benar mengenalmu
Aku yang selalu mengaku percaya padamu
Tapi juga tidak mengindahkan apapun tentangmu
Aku malu...
Merasa menjadi orang yang baik malah membuatku sombong
Mengangkat tinggi wajahku untuk sebuah harga diri
Tapi aku tidak menghargai dengan benar diriku sendiri
Salam untukmu lelaki penuh cinta
Buat aku mengerti kasih sayang seperti yang kau miliki
Bentangan jarak waktu padamu
Memudahkanku untuk melupakanmu
Kali ini aku rindu
Padamu lelaki penggenggam hujan*
*(Tasaro GK)
Jumat, 17 September 2010
Memilih
Ini pilihanku dan memang tidak harus jadi pilihanmu
Bagiku ini yang terbaik walau bisa jadi tidak untukmu
Jangan mencoba mengerti jika kau memulainya dengan setengah hati
Karena ini hidupku dan bukan hidupmu maka berhenti memahamiku dari sudut pandangmu
Katakan saja apapun tentangku semaumu
Entah itu nyata atau rekaanmu semata
Dengan lantang atau sekedar desahan yang hanya terdengar ditelingamu
Tenang saja, aku tidak perlu lakukan hal yang sama
Katamu aku dendam! Kataku tidak ada masalah padamu
Sebab kita memang berbeda maka aku tidak perlu memaksamu menjadi sepertiku
Atau apapun itu yang menurutku pantas untukmu
Santai sajalah, silahkan jalani bagianmu tidak usah ragu karena aku tidak akan menghalangi langkahmu
Bagiku ini yang terbaik walau bisa jadi tidak untukmu
Jangan mencoba mengerti jika kau memulainya dengan setengah hati
Karena ini hidupku dan bukan hidupmu maka berhenti memahamiku dari sudut pandangmu
Katakan saja apapun tentangku semaumu
Entah itu nyata atau rekaanmu semata
Dengan lantang atau sekedar desahan yang hanya terdengar ditelingamu
Tenang saja, aku tidak perlu lakukan hal yang sama
Katamu aku dendam! Kataku tidak ada masalah padamu
Sebab kita memang berbeda maka aku tidak perlu memaksamu menjadi sepertiku
Atau apapun itu yang menurutku pantas untukmu
Santai sajalah, silahkan jalani bagianmu tidak usah ragu karena aku tidak akan menghalangi langkahmu
Senin, 06 September 2010
Menahan Diri
Bukankah seharusnya kita menahan diri?
Lalu kenapa masih juga memanjakan keinginan yang sudah tidak masuk akal
Heran, betapa kau mampu memikirkan hal yang tidak terlalu berarti sampai begitu rupa
Hanya ketika semua itu menghalangi inginmu
Seandainya saja kau bersedia lakukan itu disaat tidak ada kepentinganmu disana
Mungkin aku akan menilaimu berbeda
Lalu kenapa masih juga memanjakan keinginan yang sudah tidak masuk akal
Heran, betapa kau mampu memikirkan hal yang tidak terlalu berarti sampai begitu rupa
Hanya ketika semua itu menghalangi inginmu
Seandainya saja kau bersedia lakukan itu disaat tidak ada kepentinganmu disana
Mungkin aku akan menilaimu berbeda
Langganan:
Postingan (Atom)